Senin, Oktober 28, 2013

Sertifikasi tingkatkan kualitas pelatih tarung derajat

Rachmad Tomy
Jum'at,  18 Oktober 2013  −  20:38 WIB
Sindonews.com - Sibuk mempersiapkan diri jelang Kejurnas Piala Presiden, awal bulan depan, bukan berarti Pengprov Kodrat Jatim melupakan program lain. Salah satunya, program peningkatan kualitas pelatih di berbagai daerah.

Tercatat, sebanyak 24 pelatih berbagai tingkatan dari 13 daerah di Jawa Timur dinyatakan lulus dalam ujian sertifikasi yang digelar akhir bulan lalu. "Hanya empat pelatih yang harus mengulang ujian. Sertifikasi berdasarkan kuarta masing-masing pelatih," ujar Muhammad Muchsen, Ketua Binpres Pengprov Kodrat Jawa Timur, Jumat (18/10).

Agenda sertifikasi pelatih, lanjut Muchsen, dilakukan bukan hanya meningkatkan kualitas pelatih. Tapi juga salah satu langkah memperbanyak  jumlah pelatih karena beberapa daerah meminta
pendirian Pengcab Kodrat. "Kami tidak ingin hanya sekadar melantik pengurus, setelah itu pembinaan tidak jalan," ucapnya.

Untuk mendukung pembinaan di daerah, ucap Muchsen, salah satu yang harus dipersipakan adalah tenaga pelatih. "Selama ini kita sering mengirim tenaga pelatih ke daerah karena memang kita
kekurangan pelatih. Mudah-mudahan ke depan tidak perlu lagi pelatih dari Surabaya ke daerah," harapnya.

Ditambahkan Muchsen, dalam waktu dekat Pengcab baru akan segara berdiri. Di antaranya, Banyuwangi dan Bangkalan. "Sebagai tuan Porprov 2015, Banyuwangi sudah siap kepengurusan tarung derajat di sana, karena akan menjadi salah satu cabor akan dipertandingkan.
KONI Kabupaten Malang juga minta saat kita ketemu di Rapat Anggota KONI Jatim, " ucapnya.

Dalam sertifikasi pelatih beberapa waktu lalu, Pengprov Kodrat Jatim mendatangkan langsung Sang Guru Muda Badai Mega Negara. "Ada beberapa teknik-teknik baru yang belum banyak diketahui. Program sertifikasi pelatih akan kita gelar secara reguler, " ucapnya.



<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<script>
  (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
    google_ad_client: "ca-pub-3825289919014053",
    enable_page_level_ads: true
  });
</script>

Kamis, Juli 18, 2013


JURUS GHADA


<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- UpperAd -->
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:inline-block;width:300px;height:600px"
     data-ad-client="ca-pub-3825289919014053"
     data-ad-slot="6931461828"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

Senin, April 29, 2013

JAKARTA, Kompas.com - Kejuaraan cabang olahraga Tarung Derajat tingkat ASEAN akan digelar untuk memberikan kesempatan unjuk pres
JAKARTA, Kompas.com - Kejuaraan cabang olahraga Tarung Derajat tingkat ASEAN akan digelar untuk memberikan kesempatan unjuk prestasi kepada para atlet di kejuaraan internasional, setelah olahraga bela diri asli Indonesia itu tidak dipertandingkan di SEA Games 2013 Myanmar.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo mengatakan, Indonesia akan mencoba menjalin kerjasama dengan negara-negara di ASEAN untuk menginisiasi kejuaraan itu.

"Di SEA Games, tarung derajat tidak diikutsertakan, tuan rumah sudah siap, tapi di charternya belum masuk, sebagai gantinya kita akan coba adakan kejuaraan dan mengajak negara-negara ASEAN lainnya," ujarnya di Jakarta, Kamis (31/1/2013).

Kejuaraan ini juga sebagai upaya mengenalkan dan mengembangkan olahraga tradisional dari Asia Tenggara ke tingkat yang lebih luas.   

"Kita harus coba kembangkan olahraga tradisonal ke tingkat yang lebih luas, sehingga di ajang yang akan datang, SEA Games selanjutnya misalnya, olahraga ini bisa dipertandingkan," katanya.

Sebagai negara asal muasal Tarung Derajat, dikatakan Rita, Indonesia tentu unggul baik soal atlet maupun sarana dan prasarana.

Sekretaris Jenderal Federasi Tarung Derajat Internasional Ade Lukman mengatakan, delapan negara ASEAN sudah mulai melakukan pembibitan dan pelatihan atlet tarung derajat. Ade mengatakan kejuaraan ASEAN ini untuk membuat potensi dan latihan para atlet tidak percuma.

Senada dengan Rita, Ade mengatakan nomor olahraga tradisional harus terus dikembangkan agar dapat diakui dan bisa masuk dalam cabang olahraga di Olimpiade atau Asian Games.

"Kita mulai dulu kembangkan di Asia Tenggara, kemudian jika sudah berkembang, bisa diperjuangkan di tingkat yang lebih tinggi lagi," kata Ade yang juga Ketua Komite Sports for All KOI.

Hingga saat ini beberapa negara yang sudah memiliki pelatihan untuk atlet tarung derajat adalah Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, Laos, Myanmar dan Indonesia.

Myanmar bahkan sudah memperjuangkan Tarung Derajat agar masuk SEA Games. Namun Tarung Derajat yang belum masuk ke kategori olahraga Olimpiae dan Asian Games akhirnya harus digantikan oleh hoki.

Tersingkirnya Tarung Derajat juga karena Thailand dan Malaysia yang bersikukuh agar hoki masuk di SEA Games.

"Namun jika dilihat lagi, memang hoki sudah masuk ke Asian Games, sedangkan tarung derajat memang belum," kata Ade.  
Sumber :
ANT
Editor :
Aloysius Gonsaga Angi Ebo
tasi kepada para atlet di kejuaraan internasional, setelah olahraga bela diri asli Indonesia itu tidak dipertandingkan di SEA Games 2013 Myanmar.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo mengatakan, Indonesia akan mencoba menjalin kerjasama dengan negara-negara di ASEAN untuk menginisiasi kejuaraan itu.

"Di SEA Games, tarung derajat tidak diikutsertakan, tuan rumah sudah siap, tapi di charternya belum masuk, sebagai gantinya kita akan coba adakan kejuaraan dan mengajak negara-negara ASEAN lainnya," ujarnya di Jakarta, Kamis (31/1/2013).

Kejuaraan ini juga sebagai upaya mengenalkan dan mengembangkan olahraga tradisional dari Asia Tenggara ke tingkat yang lebih luas.   

"Kita harus coba kembangkan olahraga tradisonal ke tingkat yang lebih luas, sehingga di ajang yang akan datang, SEA Games selanjutnya misalnya, olahraga ini bisa dipertandingkan," katanya.

Sebagai negara asal muasal Tarung Derajat, dikatakan Rita, Indonesia tentu unggul baik soal atlet maupun sarana dan prasarana.

Sekretaris Jenderal Federasi Tarung Derajat Internasional Ade Lukman mengatakan, delapan negara ASEAN sudah mulai melakukan pembibitan dan pelatihan atlet tarung derajat. Ade mengatakan kejuaraan ASEAN ini untuk membuat potensi dan latihan para atlet tidak percuma.

Senada dengan Rita, Ade mengatakan nomor olahraga tradisional harus terus dikembangkan agar dapat diakui dan bisa masuk dalam cabang olahraga di Olimpiade atau Asian Games.

"Kita mulai dulu kembangkan di Asia Tenggara, kemudian jika sudah berkembang, bisa diperjuangkan di tingkat yang lebih tinggi lagi," kata Ade yang juga Ketua Komite Sports for All KOI.

Hingga saat ini beberapa negara yang sudah memiliki pelatihan untuk atlet tarung derajat adalah Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, Laos, Myanmar dan Indonesia.

Myanmar bahkan sudah memperjuangkan Tarung Derajat agar masuk SEA Games. Namun Tarung Derajat yang belum masuk ke kategori olahraga Olimpiae dan Asian Games akhirnya harus digantikan oleh hoki.

Tersingkirnya Tarung Derajat juga karena Thailand dan Malaysia yang bersikukuh agar hoki masuk di SEA Games.

"Namun jika dilihat lagi, memang hoki sudah masuk ke Asian Games, sedangkan tarung derajat memang belum," kata Ade.
 

Sumber :
ANT
Editor :
Aloysius Gonsaga Angi Ebo

Rabu, Juni 06, 2012

Tarung Derajat Cabang baru di Sea Games 2011

Tarung Derajat cabang baru di Sea Games



CABANG olahraga tarung derajat akhirnya resmi menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan pada ekshibisi SEA Games XXVI/2011, November mendatang. Dengan demikian, ada harapan agar cabang ini menjadi pertandingan resmi pada kompetisi SEA Games berikutnya di Myanmar.
 
"Tujuh negara akan ikut serta pada multievent Asia Tenggara ke-XXVI. Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami cabang olahraga bela diri kita dapat dipertandingkan di SEA Games," kata Guru Muda PB Kodrat, Badai Meganegara di sela-sela Kejurnda DKI tarung drajat di GOR Asia Afrika, Senayan Jakarta, Sabtu (23/7).
 
Dikatakan Badai tujuh negara yang akan ikut ekshibisi adalah Thailand, Myanmar, Laos, Fhilipina, Kamboja, Timor Leste dan tuan rumah Indonesia.
 
Sementara itu, Ketua Umum PB Kodrat DKI Jakarta, Andreas Reza Nazaruddin menjelaskan, Kejurda tarung derajat DKI dimaksudkan untuk menyeleksi atlet yang akan diterjunkan pada Pra Kualifikasi PON 2012 yang akan berlangsung di Balikpapan.
 
"Kami akan menjaring 10 peboxer, 7 putra dan 3 putri yang akan disiapkan menghadapi Pra PON. Pada PON nanti kami menargetkan merebut tiga medali emas." Kata Ansreas didampingi Sekum PB Kodrat DKI, Seno Soemadji. Kejurda Tarung Drajat diikuti 59 atlet, 47 di antaranya petarung putra dan empat petarung putri yang berasal dari 13 satuan latihan satlat di DKI Jakarta. Kejurnda yang berlangsung satu hari itu mempertandingkan 10 nomor pertandingan.

Beberapa Istilah dalam Tarung Derajat


KODRAT
Keluarga Olahraga tarung DRajAT

MORTAL GHADA
MORal menTAL Guru Haji Ahmad DArajat


GETAR
GErak TARung

JUDAS
JurUs DASar
KURATA
KUat beRAni TAngkas



<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<script>
  (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
    google_ad_client: "ca-pub-3825289919014053",
    enable_page_level_ads: true
  });
</script>



<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- UpperAd -->
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:inline-block;width:300px;height:600px"
     data-ad-client="ca-pub-3825289919014053"
     data-ad-slot="6931461828"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>


Alamat Satlat

JAKARTA SELATAN :
1. Satlat Tebet
Jamlat : Selasa-Jumat jam 19.00.
Alamat: GOR Tebet Timur, Jl. Tebet Timur Dalam 3.
Pelatih: Kang Rifi.

2. Satlat GMSB Kuningan
Jamlat : Selasa-Jumat pukul 19.00.
Alamat: Jl. HR Rasuna Said, Kompleks Pasar Festival Kuningan
Pelatih: Kang Budiman.

3. Satlat Bulungan.
Jamlat : Selasa-Jumat pukul 19.00.
Alamat: GOR Bulungan samping SMU 70, Jl. raya Bulungan, Blok M.

4. Satlat UIN Syarif Hidayatullah.
Jamlat : Jumat pukul 14.oo-18.00 .
Alamat: Jalan Ciputat Raya, kompleks kampus UIN .
Pelatih: Kang Nobon.

5. Satlat Atmajaya.
Alamat: kampus UNIKA ATMAJAYA , Jl. Jenderal Sudirman, samping Plaza Semanggi.

6. Satlat SGA.
Jamlat: Sabtu-Minggu pukul 07.00 .
Alamat: Kompleks SCBD, samping Jak TV, belakang Polda Metro Jaya.
Pelatih: Kang Jono.


JAKARTA PUSAT :
1. Satlat Cempaka Putih.
Jamlat: Selasa-Jumat pukul 19.00.
Alamat: GOR Judo Cempaka Putih, samping R.S Islam Cempaka putih , deket Yarsi, Sumur Batu .
Pelatih: Kang Jono.

2. Satlat Monas.
Jamlat: Selasa-kamis pukul 07.00.
Alamat: Kompleks Monas , ring tinju.
Pelatih: Kang Jono.


JAKARTA TIMUR :
1. Satlat Jasa Marga.
Jamlat: Rabu-sabtu. Rabu pukul 16.00. Sabtu pukul 07.00. Alamat: Kompleks Jasa Marga Ceger, seberang TAMINI SQUARE , taman mini.
Pelatih: Kang Sugeng.

2. Satlat Yonkav 7/Panser Khusus Kodam Jaya .
Alamat: Kompleks Kopassus Cijantung . Jalan R.A fadillah .


JAKARTA BARAT :
1. Satlat Trisakti .

2. Satlat Harco Mangga Dua.
Jamlat: Sabtu-minggu pukul 07.00.
Alamat: Kompleks pertokoan Harco mangga dua.
Pelatih: Kang Jono.


DEPOK:
1. Di Daerah Universitas Pancasila :
Jamlat : Sabtu Jam 07.00
Area Parkiran
Pelatih Bang res[alamatnya di pintu Kukel UI, tanya aja ama tukang ojek yang mangkal di sana, warung bang Res - pelatih tarung drajat -pasti pada tau kok

2. Stasiun Depok Baru
Jamlat : Minggu, jam 07:00 - 10:00
Alamat : Lantai II stasiun Depok Baru (Belakang terminal depok / kantor walikota depok)
Pelatih : Kang. Dede Gempar Kurnia

BEKASI:
1. Satlat mastergym
Jamlat: Sabtu jam 19 & Minggu jam 4 sore
Alamat: Jl. Sultan Agung Bekasi fly over kranji

2. Satlat gedung juang tambun
Jamlat: kamis waktu :19.00-21.00, minggu waktu :16.00-18.00

3. Satlat banisaleh
Jamlat: selasa waktu : 16.00-18.00, sabtu waktu : 16.00-18.00


<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<script>
  (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
    google_ad_client: "ca-pub-3825289919014053",
    enable_page_level_ads: true
  });
</script>


BANDUNG:
1. Satlat Tarung Derajat Pusat
Jamlat: Senin & Kamis 19.00-21.00
Alamat: Jl. Antabaru V no 2, Margacinta Buah Batu
Pelatih: Sang Guru Muda Kang Badai, Guru Muda Kang Rimba, Teh Dara

2. Satlat Universitas Katolik Parahyangan
Jamlat : Selasa jam 7 malam, Kamis jam 4 sore
Alamat : Jl. Ciumbuleuit 94, Bandung
Pelatih : Kang Mul

3. Satlat Institut Teknologi Bandung
Jamlat :
Alamat :

4. Satlat Universitas Pendidikan Indonesia
Jamlat :
Alamat :
Pelatih : Kang Hartadi

5. Satlat Universitas Widyatama
Jamlat : Hari Selasa dan Jumat jam 16.00-maghrib
Alamat : Jln. Cikutra No. 204A

6. Satlat Universitas Langlangbuana
Jamlat :
Alamat :

7. Satlat Universitas Padjajaran
Jamlat :
Alamat :

8. Satlat GGM
Jamlat : minggu (pagi jam 7) dan kamis ( malam jam 7)
Alamat : jl. merdeka bandung (pinggir BIP)

9. Satlat SMKN 2
Jamlat :
Alamat : Jl. Ciliwung no.4

10. Satlat UNJANI Bandung
Jamlat : Rabu 19.00 Minggu 07.00
Pelatih : Teh Rina & Kang Ridwan

11. Satlat Ahmadyani (gor koni)
Jamlat : Rabu jam 7 malem & minggu jam 7 pagi





<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<script>
  (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({
    google_ad_client: "ca-pub-3825289919014053",
    enable_page_level_ads: true
  });
</script>



<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- UpperAd -->
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:inline-block;width:300px;height:600px"
     data-ad-client="ca-pub-3825289919014053"
     data-ad-slot="6931461828"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>

Kota Bandung Kekurangan Pelatih Tarung Derajat

senin, 28 mei 2012 01:19 WIB
DALEM KAUM (GM) - Kota Bandung kekurangan pelatih untuk tarung derajat, karena para petarungnya banyak yang diambil daerah lain. Hal ini menepis anggapan kalau olahraga tarung derajat merupakan olahraga seni beladiri kasar, karena permintaan pelatih berasal dari sekolah-sekolah.

Sekum Pengcab Tarung Derajat, Dadan Juanda, Minggu (27/5) mengakui, selama ini masih ada yang menganggap tarung derajat merupakan olahraga bela diri kasar. Padahal hal itu tidak benar, karena sekarang banyak sekolah yang meminta ke Pengcab untuk pelatih tarung derajat.

"Kalau tarung derajat disebut olahraga kasar tentunya tidak, kalau keras iya. Keras pun dalam artian keras dalam disiplin dan menaati peraturan. Tidak itu saja, olahraga tarung derajat bukan olahraga keras, buktinnya sekarang banyak sekolah yang meminta pelatih pada kita," ujarnya sambil menambahkan, di tarung derajat juga tidak hanya ada kelas tanding, tapi ada seni geraknya juga.

Bahkan karena banyaknya permintaan dari sekolah, lanjut Dadan, pihaknya jadi kekurangan pelatih. Sebab para petarung Kota Bandung banyak diambil untuk jadi pelatih di daerah lain. "Kita kesulitan pelatih, karena banyak sekolah yang meminta atlet Kota Bandung untuk jadi pelatih," katanya.

Sementara untuk proses regenerasi, selain mengadakan kejuaraan untuk tingkat usia dini beberapa waktu lalu, sekitar bulan Juni Pengcab Tarung Derajat Kota Bandung akan mengadakan kejuaraan untuk tingkat dewasa. Dengan kejuaraan ini, diharapkan muncul atlet-atlet berpotensi yang disiapkan untuk Porda maupun PON selanjutnya.

"Dengan kejuaraan, akan muncul bibit atlet berpotensi yang bisa menggantikan para atlet seniornya. Ini sebagai proses regenerasi yang kita lakukan," katanya.

Menurut Dadan, untuk regenerasi, diperlukan kejuaraan-kejuaraan karena jam terbang atlet akan bertambah. "Prestasi itu tidak bisa datang hanya karena latihan saja. Mereka tetap harus banyak bertarung, hingga pengalamannya bertambah. Makanya kita ingin banyak mengadakan kejuaraan agar atlet kita teruji," katanya.

<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- UpperAd -->
<ins class="adsbygoogle"
     style="display:inline-block;width:300px;height:600px"
     data-ad-client="ca-pub-3825289919014053"
     data-ad-slot="6931461828"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>